Senin, 15 Februari 2016

Valentine Bersama Watson, Superkomputer dengan Kemampuan Komputasi Kognitif

Hari ini tepat 5 tahun yang lalu, ketika sebagian besar anak muda Amerika tersibukkan dengan merayakan Valentine, sebagian lainnya yang memutuskan untuk tetap di rumah tidak perlu berkecil hati karena mereka mereka telah menjadi saksi sebuah pertandingan bersejarah bagi umat manusia yang sedang berlangsung di acara Joepardy!
Kuis tersebut diikuti oleh tiga kontestan: Brad Rutter, Ken Jenings, dan pendatang baru Watson. Brad dan Ken adalah pemain terbaik kuis tersebut. Brad Rutter adalah peraih jumlah uang terbanyak dalam sejarah kuis tersebut, sementara Ken Jennings adalah orang yang paling banyak memenangkan kuis tersebut. Namun daya tarik utama dari kuis Joepardy! lima tahun yang lalu ini bukan pada mereka berdua, tetapi pada si pendatang baru, Watson, yang kehadirannya ditunggu-tunggu bukan hanya oleh pencinta kuis tersebut, tapi seluruh dunia karena sosoknya yang luar biasa besar. Besarnya mencapai dua ruangan. Watson bukanlah sosok manusia, ia adalah superkomputer yang dirancang khusus oleh IBM untuk mengalahkan para manusia dalam kuis Joepardy! 

Watson (en.wikipedia.com)

Kuis Joepardy merupakan kuis yang sangat populer di Amerika Serikat dan memegang rekor sebagai acara kuis yang paling lama ditayangkan, dan saat ini telah berkembang pula menjadi permainan online di www.joepardy.com. Ketika mayoritas kuis di televisi mengharuskan peserta untuk menjawab pertanyaan, Joepardy sebaliknya, peserta diharuskan mencari pertanyaan yang sesuai dari petunjuk yang diberikan. Di situlah letak daya tarik kuis ini—di samping nominal hadiahnya yang besar. Sebagai contoh, ketika disebutkan kategori “Ibu kota negara”, dan pembawa acara memberikan petunjuk “Ikon kota ini, yang menjulang tinggi ke langit dengan ujung atasnya dilapisi emas dan terletak di pusat kota, dirancang oleh presiden pertamanya. ” Maka peserta harus menjawab, “Apakah itu Jakarta?”
Dari contoh soal di atas, terlihat sekilas bahwa peserta harus menganalisis petunjuk yang diberikan dalam bahasa manusia yang penuh arti tersirat dan retorika, dan kemudian peserta mencari pertanyaan yang sesuai dari pengetahuan tidak terstruktrur dari dalam pengetahuan mereka. Manusia jelas berada di atas angin dalam hal itu dibanding komputer-komputer tradisional.
Kembali ke permainan Joepardy antara Brad, Ken, dan Watson. Watson yang diwakili oleh Avatarnya berada di antara Ken dan Brad, dan pertandingan dimulai! Bagaimana hasil dari permainannya? Watson keluar sebagai pemenang utama dan berhak atas US$ 77.147, lalu di tempat kedua Ken dengan US$ 24.000 dan Brad di urutan ketiga dengan US$ 21.600. Lalu mereka bertiga juga berhak atas hadiah masing-masing US$ 1.000.000, US$ 300.000, dan US$ 200.000. 

Kuis Joepardy (cs.utdallas.edu)

Kemenangan Watson telah membuka era baru komputer. Sebelumnya komputer telah mampu menggantikan manusia dalam pekerjaan yang sifatnya rutin dan komputasi yang dilakukan komputer terbatas pada hal yang sifatnya linier. Lalu Watson datang dengan kemampuan barunya, komputasi kognitif.
Secara umum era komputasi dibagi menjadi tiga. Era pertama adalah era tabulasi, yakni perangkat kalkulator dan mesin tabulasi yang terbuat dari sistem mekanik dan tabung vakum. Kedua adalah era komputasi program, revolusi dari tabung vakum menjadi microprosesor. Ketiga, era komputasi kognitif, yakni komputasi dilakukan dalam jumlah data yang jauh lebih besar, menggunakan kemampuan pengolahan bahasa alami manusia dan analisis kognitif, atau dengan kata lain memiliki cara kerja seperti otak manusia.
Dalam konteks kuis Joepardy, jika komputasi program menganalisis petunjuk menggunakan kata kunci dan mengambil jawaban dari database yang sudah terstruktur (dengan data yang terbatas), maka komputasi kognitif Watson menganalisis data secara utuh dengan mengartikan keseluruhan petunjuk sesuai konteks bahasa dan mampu memahami jawaban dari data yang tidak terstruktur. Watson mempunyai potensi besar untuk dimanfaatkan di berbagai bidang.
Logo Watson (thefuzzyedge.com)

Perkenalan Watson telah berlalu lima tahun, sekarang apa yang terjadi padanya?
Watson terus berkembang dan dimanfaatkan di berbagai bidang. Dengan kemampuannya yang mampu mengolah data yang tidak terstruktur dengan bahasa alami, dimana 80% data yang ada di dunia saat ini adalah data yang tidak terstruktur, Watson dapat menganalisis informasi-informasi dari ribuan dokumen mulai dari artikel, laporan riset, jurnal, status facebook, twit, chat, blog, dan semuanya. Kemudian ia dapat memahami informasi kunci serta pola keterkaitan satu sama lain dari seluruh data yang ada, dan belajar darinya. Ia dapat digunakan di bidang riset untuk menemukan hal-hal baru, di bidang medis untuk menganalisis penyakit dan kemungkinan penyembuhannya, di bidang bisnis dalam pengambilan keputusan dan juga memahami isu-isu hangat yang sedang berkembang di facebook, twitter, forum, dan sebagainya. Dengan kemampuan berfikir kognitif yang begitu besar, Watson sedang berjalan untuk menyamai, bahkan menandingi kemampuan otak manusia.

Untuk lebih jauh memahami Watson, silahkan buka websitenya di http://www.ibm.com/smarterplanet/us/en/ibwatson/ dan video perkenalannya di bawah ini


0 komentar:

Posting Komentar